by

Proyeksi Kenaikan Upah Minimum Propinsi 2022

-Tips Kerja-97 views

Lampungweb.com. Proyeksi Kenaikan Upah Minimum Propinsi 2022. Pemerintah memproyeksikan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 dengan rata-rata sebesar 1,09%.

Dari data proyeksi itu, DKI Jakarta masih yang tertinggi, Ini merupakan hasil perhitungan dari data-data yang disiapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), misalnya angka pertumbuhan ekonomi hingga konsumsi di daerah tersebut. Meskipun data resmi UMP 2022 akan diumumkan resmi paling lambat 21 November 2021.

Proyeksi Kenaikan Upah Minimum Propinsi 2022

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri menyampaikan ada beberapa provinsi yang tidak mengalami kenaikan upah minimum 2022. Hal ini terjadi akibat adanya perubahan perhitungan, yang kini melalui PP 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

“Dari 34 provinsi, ada 4 provinsi yang nilai upah minimum propinsi 2021 lebih tinggi dari batas atas upah minimum, sehingga UMP 2022 ditetapkan sama dengan upah minimum tahun 2021,” katanya dalam Seminar Terbuka Proses Penetapan Upah Minimum Propinsi 2022 secara virtual, Senin (15/11/21).

Keempat provinsi tersebut adalah UMP Sumatera Selatan sebesar Rp 3.144.446, UMP Sulawesi Utara sebesar Rp 3.310.723, UMP Sulawesi Selatan sebesar Rp 3.165.876, serta UMP Sulawesi Barat Rp 2.678.863.

Selain itu, dari proyeksi kenaikan rata-rata itu tercatat UMP terendah Jawa Tengah Rp 1.813.011 dan UMP tertinggi DKI Jakarta Rp 4.453.724.

Kemnaker mencatat dari 34 provinsi, terdapat 26 provinsi yang telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Dari seluruh kabupaten/kota di 26 provinsi tersebut, sebanyak 255 diantaranya telah menetapkan UMK. Sedangkan 42 UMK tidak mengalami penyesuaian.

Berikut lima daerah dengan UMP 2021 tertinggi di tingkat provinsi

– DKI Jakarta Rp 4.416.186
– Papua Rp 3.516.700
– Sulawesi Utara Rp 3.310.723
– Bangka Belitung Rp 3.23.023
– Sulawesi Selatan Rp 3.165.870

Meskipun UMP di tingkat provinsi berada di DKI Jakarta, namun terungkap fakta bahwa UMK tertinggi bukan berada di wilayah Ibu Kota. Berdasarkan catatan, UMK tertinggi berada di Kabupaten Karawang.

Berikut lima daerah dengan UMK tertinggi di tingkat kabupaten/kota

– Kabupaten Karawang Rp 4.798.312
– Kota Bekasi Rp 4.782.935
– Kabupaten Bekasi Rp 4.791.843
– Kota Depok Rp 4.339.514
– Kota Cilegon Rp 4.309.772

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *